ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN AKTIVITAS KOMERSIAL DI KORIDOR JALAN D.I PANDJAITAN KOTA SAMARINDA

May 17, 2017 | Penulis: Roosmayri Lovina | Kategori: Perkembangan Kota di Indonesia
Share Embed


Deskripsi

Kota Samarinda merupakan Ibukota Provinsi Kalimantan Timur yang terletak di tepian sungai Mahakam. Seiring dengan masuknya investor pembangunan ke kota Sa marinda, pembangunan kota ini terus meningkat dan membuat kota ini terus berkembang. Kota Sa marinda ad alah kota yang ekonominya berbasis komersial dan industri kecil-menengah. Pembangunan yang dilakukan adalah pembangunan yang cenderung menunjang sektor basis perekonomian kota ini. Penduduknya yang memiliki karakteristik konsumtif tinggi, mendorong berkembanglah properti ko mersial di ko ta ini. Koridor jalan D.I Pandjaitan merupakan koridor yang diperuntukan sebagai kawasan perdagangan dan jasa. Pada kawasan ini terletak dua perumahan skala besar dan juga beragam fasilitas publik. Kawasan ini terletak pada Kecamatan Sa marinda Utara dan juga merupakan akses utama yang terhubung dengan jalan poros Sa marinda-Bontang sebagai jalan p rovinsi. Perkembangan komersial pada koridor ini tergolong cepat hingga saat ini, banyak perkembangan aktivitas komersial yang terjadi. Menurut Kepala DCKTK Ko ta Samarinda perkembangan kawasan ini bermula sejak 10 tahun yang lalu dimana saat itu walikota Samarinda Achmad Amin membuka kesempa tan seb esar-b esarnya kepada investor untuk mengambangan usahanya di kota Samarinda. Di kawasan studi sendiri aktivitas yang terus berkembang adalah komersial. Aktivitas komersial yang mendominasi adalah primer dan sekunder. Terdapat banyak faktor baik yang berasal in ternal yaitu keberadaan peru mahan elit, permukiman sekita r, fasilitas umum, ketersediaan angkutan umum, aksesibilitas, kualitas prasarana, kera maian lalu lintas, keberadaan pesaing, kenyamanan dan keamanan kawasan , dan aglomerasi pasar, sedangkan dari eksternal kawasan yaitu prog ram pemerintah, kebijakan pemerintah, gaya hidup, pola konsumsi masyarakat yang kemungkinan berp engaruh terhadap perkembangan aktivitas komersial di kawasan ini. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi perkembangan aktivitas komersial di kawasan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif kuantita tif dan deskrip tif kualita tif yang sampel nya merupakan pemilik bangunan usaha perdagangan dan jasa di koridor Jalan D.I Pandjaitan. Ha sil analisis mengungkapkan bahwa perkembangan kawasan ini cepat dengan pola ribbon area. Pada wilayah studi juga ditemukan bahwa skala pelayanan aktivitas komersial yang ada mayoritas masih berskala lingkungan dan perkembangan aktivitas komersial dipengaruhi oleh fakto r yang terkelompokkan sebagi faktor p enarik dan pendorong. Temuan yang menarik dari penelitian ini, kawa san ini berkembang diluar dari a rahan pemerintah dan lokasinya yang cukup jauh dari pusat kota serta memiliki konstelasi dengan wilayah seca ra regional dengan Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Kertanega ra sebagai konsumennya. Sedangkan faktor baru yang ditemukan mempengaruhi perkembangan kawasan berupa citra ka wasan tergolong eklusif dan konstelasi wilayahnya secara regional. Abstract: Samarinda City as a capital city of East Bo rneo Provin ce which is located on the Mahakam River Bank. Recently development investors co me by to invest in Sa marinda, this city develop ment tend to be increased and make this city keep gro w and develop. Sa marinda City is the one of the city which has base economic on Commercial and Small Medium Industry. So tha t the d evelopment which is made is supporting the economic
Lihat lebih banyak...

Komentar

Hak Cipta © 2017 DOCIDN.COM Inc.